Sapma PP dan KNPI Laporkan Holywings ke Polda Metro Jaya

- Jumat, 24 Juni 2022 | 19:14 WIB
Sapma PP dan KNPI laporkan Holywings karena iklan promo minuman beralkohol gratis untuk yang bernama Muhammad dan Maria (PMJ News/Fajar)
Sapma PP dan KNPI laporkan Holywings karena iklan promo minuman beralkohol gratis untuk yang bernama Muhammad dan Maria (PMJ News/Fajar)

HALLO PURWASUKA, JAKARTA - Satuan Pelajar-Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) DKI Jakarta bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melaporkan kafe Holywings ke Polda Metro Jaya pada Jumat 24 Juni 2022, terkait unggahan promosi yang diduga menistakan agama.

"Kami sudah melaporkan oknum kafe yang telah membuat keresahan publik dengan penistaan agama, membandingkan nama Muhammad dan Maria dengan alkohol,” ujar perwakilan Sapma PP DKI Jakarta Akbar Supratman kepada wartawan, Jumat 24 Juni 2022.

Ditambahkan Ketua KNPI Jakarta Pusat, Royan Khalifah dasar laporan yang dibuat lantaran unggahan promosi dari Holywings yang dinilai telah menodai dan melukai agama tertentu.

"Di sini (unggahan promo) sangat menodai atau melukai kami yang beragama Nasrani maupun Muslim. Di sini ada dua nama agung, yaitu Muhammad dan Maria selaku yang diagungkan oleh dua agama yaitu Muslim dan Nasrani,” papar Royan.

Baca Juga: PT Gudang Garam Tbk Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S-1, Ini Syaratnya

"Dia (Holywings) mengumpulkan yang nama Muhammad dengan nama Maria untuk dibagikan minuman alkohol gratis, yang sama-sama kita tahu di setiap agama yang namanya minuman beralkohol itu diharamkan," imbuh Royan.

Royan menyebut laporan tersebut dimaksudkan agar menjadi efek jera dan tidak ada lagi tindakan pelecehan atau penistaan agama yang disandingkan sebagai promosi tempat hiburan malam.

"InsyaAllah proses ini bisa berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Republik Indonesia, bahwa tidak ada lagi yang namanya tempat hiburan malam atau apapun itu yang berani melecehkan agama atau menistakan agama," jelas Royan.

Royan berharap laporan tersebut bisa jadi pembelajaran kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak melibatkan agama dalam kegiatan hiburan malam.

“Jadi Insya Allah ke depannya ini pembelajaran yang berharga untuk pihak HW maupun semua tempat hiburan dan semua elemen masyarakat untuk jangan pernah membawa agama dalam apapun kegiatan kalian,” pungkas Royan.***

Halaman:

Editor: Yudi Aulia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X