PDIP Diminta Waspada dengan Sikap Politik Jokowi

- Rabu, 22 Juni 2022 | 16:47 WIB
Rakernas II PDIP membahas hal-hal strategis dalam menghadapi Pemilu 2024 ( ANTARA/Agus Suparto)
Rakernas II PDIP membahas hal-hal strategis dalam menghadapi Pemilu 2024 ( ANTARA/Agus Suparto)

HALLO PURWASUKA, JAKARTA - Kedekatan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terlihat jelas pada acara Rakernas PDIP di Lenteg Agung, Jakarta Selatan. Padahal sebelumnya, kedua orang ini dikabarkan sudah kurang cocok.

Melihat kondisi itu, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan, perubahan sikap kepada Megawati dalam beberapa kali kesempatan erat kaitannya dengan manuver politik yang tengah dimaikan Jokowi.

Jerry melihat, Jokowi masih bermain dua muka. Di depan dia menunjukkan diri sebagai kader PDIP yang menghormati sang ketum, Megawati. Tapi di belakang justru berupaya memperkuat dinasti politiknya lewat usaha meloloskan capres jagoannya.

Baca Juga: Chord Kunci Gitar Tiara Raffa Affar yang Sendu dan Bikin Galau

"Kalau memang taat aturan partai dan menghormati Megawati, seyogianya Jokowi jorjoran dukung Puan bukan lebih condong ke Ganjar," katanya, Rabu 22 Juni 2022.

"Mega sudah memberikan kode soal capres gender atau perempuan. Jokowi harus membaca itu, jangan bermain politik bunglon," tegasnya.

Di samping itu, Jerry juga melihat Jokowi yang sudah mulai datang dalam setiap acara PDIP, seperti acara peresmian Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, hingga Rakernas II PDIP yang diselenggarakan mulai kemarin, adalah cara Jokowi mengelus-elus Megawati agar mengikuti kemauannya.

Kemauan Jokowi, diterka Jerry, bukan hanya ingin meloloskan Ganjar sebagai capres 2024 yang diusung PDIP. Tapi juga memberikan tiket Pilgub DKI kepada putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka.

Oleh karena itu, doktor komunikasi politik jebolan American Global University ini menyarankan Megawati dan PDIP berhati-hati dalam mengusung kadernya. Baik dalam perhelatan Pilpres maupun Pilgub DKI Jakarta.

"Saya kira Megawati harus berpikir ulang agar tidak gegabah dan terjebak politik bunglon Jokowi," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Yudi Aulia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rotasi Jabatan, Kabagpenum Polri akan Diisi Polwan

Selasa, 21 Juni 2022 | 16:07 WIB
X