Gus Jazil: NU DKI Jakarta Harus Jadi Barometer NU se-Indonesia

- Rabu, 22 Juni 2022 | 15:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mendorong agar Nahdlatul Ulama (NU) di DKI Jakarta bisa lebih maju dan menjadi barometer NU di seluruh Indonesia.  (Dok.NU)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mendorong agar Nahdlatul Ulama (NU) di DKI Jakarta bisa lebih maju dan menjadi barometer NU di seluruh Indonesia. (Dok.NU)

HALLO PURWASUKA, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mendorong agar Nahdlatul Ulama (NU) di DKI Jakarta bisa lebih maju dan menjadi barometer NU di seluruh Indonesia.

Sebab, sebagai Ibu Kota Negara, Jakarta merupakan parameter dan rujukan kota-kota di seluruh Indonesia.

”Kami PWNU DKI Jakarta mengajak warga NU di DKI Jakarta agar memiliki kemajuan, produktivitas yang menunjukan martabat kemuliaannya,” ujar Gus Jazil yang juga Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta saat memberikan sambutan pada acara Halalbihalal PWNU DKI Jakarta bertajuk Bersama Ulama dan Habaib Mewujudkan Jakarta Bermartabat di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jakarta, Selasa malam 21 Juni 2022.

Baca Juga: Polda Jabar Evaluasi Pengamanan Pasca Insiden Dua Bobotoh di GBLA

Hadir dalam acara tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman KH Syukron Makmun, Ketua Umum Rabithah Alawiyah Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf, Wakil Ketua MPR Arsul Sani, Ketua Dewan Syuro PWNU DKI KH Muhyidin Ishak, Ketua PWNU DKI Samsul Maarif, mantan Rois Syuriyah PWNU DKI KH Mahfudz Asirun, jajaran Pengurus Cabang NU, dan para ulama dan habaib.

Baca Juga: Polda Jabar Evaluasi Pengamanan Pasca Insiden Dua Bobotoh di GBLA

Gus Jazil yang juga ketua panitia halalbihalal, mengatakan bahwa acara ini sengaja mengusung tema Menjadikan Jakarta Bermartabat karena selama ini warga Islam di DKI Jakarta umumnya adalah penganut dan pengamal ajaran ahlussunnah waljamaah, namun secara kelembagaan dan gaungnya belum sebesar NU di Jawa Timur ataupun Jawa Tengah. ”Lewat semangat halalbihalal tahun ini, PWNU DKI mengajak warga NU di Jakartta memiliki kemajuan, produktivitas yang menunjukkan martabat kemuliaannya,” tuturnya.

Ketua Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta ini mengatakan, rencananya tidak lama lagi Jakarta memang tidak lagi menjadi ibukota karena akan pindah ke Kalimantan Timur. Kendati begitu, menurut Gus Jazil, Jakarta akan tetap menjadi rujukan semua kota di Indonesia. ”Karena itu, warga NU di Jakarta mestinya juga menjadi rujukan dan teladan warnga NU di seluruh Indonesia,” katanya.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap dengan bimbingan para ulama dan habaib, warga NU DKI Jakarta benar-benar mencapai martabatnya, dan NU DKI Jakarta terus mencapai kemajuan.

Dalam kesempatan itu, PWNU DKI Jakarta juga mencanangkan pendirian Rumah Sakit NU DKI. "Mulai malam ini, kita canangkan pembangunan Rumah Sakit NU di Jakarta," ujar Ketua PWNU DKI Jakarta KH Samsul Maarif.***

Halaman:

Editor: Yudi Aulia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rotasi Jabatan, Kabagpenum Polri akan Diisi Polwan

Selasa, 21 Juni 2022 | 16:07 WIB
X