Kasus Covid Melonjak, Kemenhub Masih Longgarkan Prokes Perjalanan

- Selasa, 21 Juni 2022 | 16:35 WIB
Ilustrasi: Warga calon penumpang KRL pakai masker berjalan melalui peron stasiun kereta api (KA) pada jam sibuk sore di tengah merebaknya varian Omicron Covid-19 di Jakarta, 3 Januari 2022.  (Bonsernews.com/voaindonesia.com/REUTERS/Willy Kurniawan)
Ilustrasi: Warga calon penumpang KRL pakai masker berjalan melalui peron stasiun kereta api (KA) pada jam sibuk sore di tengah merebaknya varian Omicron Covid-19 di Jakarta, 3 Januari 2022. (Bonsernews.com/voaindonesia.com/REUTERS/Willy Kurniawan)

HALLO PURWASUKA, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum berencana untuk mengetatkan protokol kesehatan (prokes) untuk perjalanan di tengah peningkatan kasus covid-19.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan kasus covid-19 kembali melonjak, tapi masih bisa dikendalikan. Oleh karena itu sampai saat ini protokol kesehatan pada transportasi yang ada masih bisa dijalankan.

"Belum ada rencana untuk pengetatan (protokol kesehatan) lagi dalam waktu dekat," kata dia kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa 21 Juni 2022.

Menurut Adita, terkait pengetatan kembali protokol kesehatan akan dibahas bersama dengan satgas dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) sebagai koordinator PPKM.

Baca Juga: Astaga! Tuntut Ganti Rugi Investasi, Rumah Ustaz Yusuf Mansur Digeruduk Massa

Ia menyebut parameter untuk memperketat protokol kesehatan ditentukan oleh beberapa aspek. Adapun aspek tersebut meliputi peningkatan kasus, tingkat kematian akibat covid, serta jumlah keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit.

"Sampai dengan saat ini informasi dari Satgas, kasus naik tapi BOR itu naiknya landai. Kemudian juga tingkat kematian relatif rendah," kata Adita.

Saat ini, aturan perjalanan bagi masyarakat tidak perlu tes PCR atau antigen jika sudah menerima vaksinasi dosis lengkap.

Berdasarkan data harian yang dirilis Satgas covid-19 per Minggu (19/6), penambahan kasus covid-19 baru tercatat 1.167 orang. Dengan demikian akumulasi kasus covid-19 di Indonesia sejak pasien pertama diumumkan pada Maret 2020 kini menjadi 6.068.075.

Dengan jumlah penambahan kasus positif covid-19 yang mencapai 1.167 orang itu, menjadikan kasus covid-19 di Indonesia naik di atas 1.000 dalam lima hari berturut-turut.

Halaman:

Editor: Yudi Aulia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X