Jerman Hadapi Situasi Parah, Total Kematian Akibat Covid-19 Lebih 100 Ribu

- Jumat, 26 November 2021 | 05:05 WIB
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jerman Berdampak pada Perjalanan Wisata. (Bocimi Update - Pikiran Rakyat)
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jerman Berdampak pada Perjalanan Wisata. (Bocimi Update - Pikiran Rakyat)

HALLO PURWASUKA -  Pemerintah Jerman mengumumkan rekor angka kematian harian yaitu 351 orang dan kasus akibat infeksi Covid-19 mencapai 79.051 per Kamis, 25 November 2021. Lembaga kesehatan, Institut Robert Koch (RKI) Jerman menyatakan penambahan kasus kematian itu membuat total kematian Covid-19 di Jerman mencapai 100.119 jiwa.

Selain itu, RKI menyebutkan bahwa tingkat rata-rata infeksi mingguan juga mencapai angka tertinggi dengan 419,7 infeksi per 100 ribu orang. Akibat terjadinya lonjakan kasus Covid-19 yang melanda Jerman, membuat sektor kesehatan negara itu meminta bantuan rumah sakit di tempat lain di Uni Eropa, lantaran ruang perawatan intensif (ICU) di sejumlah rumah sakit penuh.

Jerman pada saat ini sedang berjibaku dan benar-benar kewalahan menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Kepala Asosiasi Interdisipliner Jerman untuk Perawatan Intensif dan Pengobatan Darurat, Gernot Marx, mengatakan sejumlah rumah sakit kewalahan dan kelebihan beban, sehingga mereka harus memindahkan pasien Covid-19 ke luar negeri.

Baca Juga: Cara Baru Cegah Penularan Virus Corona Covid-19, Kunyah Permen Karet

Berlin telah mengumumkan pada pekan lalu adanya pengetatan pembatasan bagi para warga sebelum menggunakan transportasi publik atau memasuki tempat kerja. Pengetatan itu termasuk bagi orang yang sudah divaksinasi, sembuh dari Covid-19, dan hasil tes negatif.

Lonjakan kasus Covid-19 di Jerman saat ini menyebabkan beberapa acara besar seperti pasar-pasar Natal batal dan melarang orang yang belum divaksin masuk bar serta tempat rekreasi. Selain itu, tren kasus yang terus naik juga memicu perdebatan apakah Jerman akan mengikuti langkah Austria yang mewajibkan seluruh warga divaksinasi.

Krisis kesehatan yang meningkat menimbulkan tantangan langsung bagi pemerintah koalisi baru yang akan mengambil alih dari kabinet Angela Merkel, Desember mendatang.

Wakil Kanselir Jerman, yang akan menjadi Kanselir, Olaf Scholz, telah menyampaikan dukungan terkait wajib vaksinasi bagi tenaga kesehatan. Ia juga meminta pemerintah baru akan melakukan segala kemungkinan untuk membawa Jerman melewati gelombang keempat ini.

Baca Juga: Protokol Kesehatan Sangat Penting, Vaksin Hanya Mengurangi 40 Persen Penularan Covid-19 Varian Delta

Halaman:

Editor: Ahmad Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gawat, Covid-19 Kembali Mengganas di Eropa

Selasa, 23 November 2021 | 05:05 WIB
X